Tag Posting ‘Posisi’

Posisi yang Tepat untuk Bercinta di Pagi Hari

Diposting pada 20 Dec 2011 jam 1:30pm

eGosip.com – Menurut terapis seks Arlene Goldman, PhD , gairah seksual pria berada pada tingkat tertingginya di pagi hari. Kebanyakan pria biasanya bangun tidur dengan ukuran Mr Happy yang lebih besar karena sirkulasi darah ke organ tersebut lebih lancar ketika semalaman dia tidur. Akibatnya, dia akan merasakan ereksi dan ingin segera melepaskannya dengan bercinta bersama pasangannya.

Salah satu penyebab gairah seks pria lebih tinggi di pagi hari karena saat bangun tidur, hormon testosteron pada pria meningkat. “Testosteron merupakan kontributor utama dalam memunculkan hasrat seksual pada pria,” jelas Harry Fisch, MD, penulis ‘Size Matters’ seperti dikutip dari Cosmopolitan.

Jika tiba-tiba suami mengajak Anda bercinta di pagi hari, coba sediakan waktu untuk memenuhi hasrat seksualnya itu. Mungkin Anda cenderung enggan bercinta di pagi hari; bau nafas tak sedap, rambut berantakan dan wajah lesu memang bisa mengganggu mood bercinta.

Untuk mendapatkan mood bercinta, segarkan sedikit tubuh Anda dengan memercikkan air ke wajah dan merapikan diri sebentar. Katakan pada pasangan bahwa Anda hanya perlu waktu 30 menit untuk bersiap-siap, seperti membersihkan wajah, menggosok gigi dan merapikan rambut. Setelah selesai, Anda dan pasangan pun siap beraksi.

Pria akan memiliki energi yang lebih banyak untuk bercinta di pagi hari, jadi yang perlu Anda lakukan hanya mengikuti ‘alur’ bercinta si dia. Pilihlah posisi seks yang mudah dilakukan namun tetap bisa memberi kenikmatan dan kepuasan bagi Anda berdua. Ada tiga posisi seks yang cocok untuk diterapkan saat seks pagi hari, seperti dilansir Menshealth.

1. Spooning“Spooning merupakan posisi yang ideal untuk seks pagi hari,” jelas konselor seks dan penulis ‘Till Sex Do Us Part’, Trina Read.

Tina menambahkan, “Banyak pasangan yang tidur dengan posisi ini. Dia bisa meraba tubuh Anda dengan bebas dan melakukan stimulasi pada klitoris Anda.”

Posisi ini memungkinkan Anda untuk lebih santai dan tidak banyak bergerak (karena bangun tidur biasanya membuat tubuh lesu) sementara si dia yang lebih aktif saat bercinta. Anda pun bisa memenuhi kebutuhan seks suami, sekaligus mendapatkan kenikmatan tanpa harus banyak berusaha.

2. Doggy StyleDengan posisi tersebut pasangan bisa dengan mudah menstimulasi G-spot Anda. Tangan si dia bisa bebas menstimulasi klitoris. Pasangan juga bisa melakukan penetrasi lebih dalam dengan kecepatan yang dapat disesuaikan. Sementara Anda, cukup bertumpu pada lengan dan kaki, dan biarkan si dia yang lebih aktif.

3. MisionarisPosisi misionaris jadi favorit karena banyak orang menganggap itulah cara bercinta yang sebenarnya. Posisi klasik itu juga membuat Anda dan pasangan bisa terus berdekatan dan berpelukan hangat. Selain itu karena pasangan yang berada di atas, Anda cukup tidur terlentang dan memberi dia kesempatan banyak untuk bereksplorasi dengan tubuh Anda.

Permalink  |  Dengan Tag: , , , , , ,

Kelebihan & Kekurangan Posisi Seks Woman On Top

Diposting pada 20 Dec 2011 jam 4:30am

eGosip.com

Woman on top, merupakan posisi yang kerap disarankan jika Anda ingin mencapai orgasme saat bercinta. Posisi itu juga bisa jadi pilihan jika wanita ingin mengambil alih situasi bercinta.

Saat melakukan posisi bercinta woman on top, wanitalah yang seringkali banyak bekerja. Sementara para pria tinggal menikmati, atau sedikit ‘beraksi’ dengan menyentuh pasangannya sehingga si wanita bisa lebih bergairah.

Wanita yang melakoni woman on top pastinya harus berusaha menyeimbangkan tubuhnya. Sedangkan pasangannya bisa membantu dengan dengan menggeser tubuhnya saat berada di bawah. Untuk semakin membuat nyaman dan penetrasi lebih dalam, Anda bisa menaruh bantal di bawah bokong pasangan.

Keuntungan Posisi Woman On Top

Seperti dikutip dari askdanandjennifer, wanita menjadi merasa lebih seksi saat bercinta dengan posisi di atas pasangannya. Para wanita bisa dengan mudah memperlihatkan tubuhnya pada suami mereka. Para pria pun jadi lebih mudah menyentuh payudara, area bokong, punggung atau perut pasangannya.

Bagi para pria, posisi woman on top pun dapat menguntungkan untuk melambatkan tempo bercinta. Misalnya di awal penetrasi, pria yang berada di atas. Saat sudah akan mencapai orgasme, pria bisa sedikit menurunkan gairah dengan meminta Anda berada di atas. Saat Anda beraksi di atas, si dia bisa sedikit bersantai, menikmatinya.

Untuk wanita, posisi woman on top menyenangkan untuk dilakukan karena Anda bisa mengatur sendiri ritme bercinta tersebut. Anda tahu kapan harus melambatkan tempo atau mempercepatnya. Semua kendali bercinta, Anda sendiri yang menentukan. Sehingga sudah pasti, orgasme pun bisa didapatkan dengan posisi tersebut.

Kekurangan Posisi Woman On Top

Beberapa wanita kesulitan menyeimbangkan tubuhnya saat mereka melakukan posisi woman on top karena harus bertumpu pada lututnya. Wanita dengan kaki bagian atas tidak terlalu panjang juga bisa kesulitan melakoni posisi tersebut. Hal itu karena saat berada di atas, lutut Anda sulit menyentuh tempat tidur sehingga untuk menyeimbangkan tubuh pun tidak mudah. Mengatasi masalah tersebut, wanita memilih bercinta dengan posisi seperti menekuk setengah lututnya.

Untuk para pria, Anda bisa membantu istri untuk menahan berat tubuhnya. Saat seorang wanita sudah semakin menikmati aksinya ketika bercinta, dia bisa lupa untuk mempertahankan keseimbangannya atau berat tubuhnya ketika berada di atas.

Permalink  |  Dengan Tag: , , , ,
TOP LIMA Artikel Paling Banyak Dibaca
Iklan

Posting Lainnya

Arsip Berita

August 2019
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
« Dec    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031