Tag Posting ‘kasus penganiayaan’

Polisi Masih Pelajari Penangguhan Penahanan Nikita Mirzani

Diposting pada 24 Oct 2012 jam 8:13pm

Sejak masuk tahanan sampai sekarang, pihak Nikita Mirzani telah mengajukan permohonan untuk penangguhan penahanan atas Nikita Mirzani kepada penyidik Subdit Remaja Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Namun sampai saat ini, permohonan itu belum dikabulkan.

“Kalau masalah penanguhan itu kan hak. Kalau orang yang berperkara boleh mengajukan. Namun apakah dikabulkan atau tidak nanti penyidik yang menentukan. Sudah ada pengangguhan yang diajukan tetapi masih dipelajari,” ujar Komisaris Besar Rikwanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Selasa 23 Oktober 2012 lalu.

Menurut Komisaris Besar Rikwanto, penangguhan penahanan diberikan jika seseorang tidak menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan ada jaminan. Misalnya saja jika keluarga tersangka bersedia menjamin bahwa tersangka bisa hadir dalam setiap proses pemeriksaan yang dilakukkan.

Alasan yang diajukan Nikita Mirzani untuk mendaoatkan penangguhan penahanan adalah karena dia memiliki anak yang masih dibawah umur.

“Nikita diancam pasal 351 ayat 1 dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. Kalau diatas 5 tahun tersangka ditahan, bukan pasal 352 yang ancaman hukumannya ringan,” ucap Rikwanto

Penangguhan Penahanan Nikita Mirzani Belum Dikabulkan

Diposting pada 19 Oct 2012 jam 9:23pm

Sampai saat ini Nikit Mirzani masih berstatus sebagai tahanan di Polda Metro Jaya terkait dengan kasus penganiayaan yang dilaporkan korban. Dari kabar yang beredar, Nikita takkan bebas dalam waktu dekat.

Kuasa hukum Nikita juga sudah mengajukan penangguhan penahanan atas klien mereka beberapa waktu lalu, namun permohonan penangguhan penahanan Nikita masih belum dikabulkan oleh pihak penyidik POlda Metro Jaya.

Komisaris Besar Rikwanto yang merupakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya membenarkan kabar bahwa saat ini Nikita masih ditahan di Polda Metro Jaya.

“Mengenai penangguhan, itu hak, silakan diajukan. Tapi apakah dikabulkan atau tidak, penyidik yang akan mempelajarinya,” ujar Rikwanto saat ditemui di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Jumat, 19 Oktober 2012.

“Yang jelas, sampai saat ini belum dikabulkan,” ia tambah Rikwanto.

Permohonan penangguhan penahanan atas Nikita Mirzani diajukan oleh Minola Sebayang yang merupakan salah satu kuasa hukum Nikita. Menurut Rikwanto, penangguhan penahanan memang bisa diajukan. Namun soal diterima atau tidak itu adalah keputusan penyidik. Hal itu dikarenakan dalam memutuskan pemberian penangguhan banyak hal ang harus dipertimbangkan.

“Bisa dikabulkan, karena pertimbangan yang bisa bertanggung jawab secara hukum. Bisa juga tidak, karena efek jera, kemungkinan mengulangi, kemungkinan membalas, dan lain-lain,” Rikwanto menyebutkan.

Pihak Nikita Mirzani Kesulitan Hubungi Korban

Diposting pada 19 Oct 2012 jam 7:10pm

Saat ini, pihak Nikita Mirzani berusaha untuk menghubungi pihak korban untuk berdamai. Namun sayangnya hal itu tidak berhasil. Nikita Mirzani mengupayakan untuk meyakinkan korban bahwa dia hanya ingin melerai perselisihan yang saat itu terjadi, bukan dia menjadi pelaku seperti yang sudah dituduhkan kepadanya.

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum Nikita, Faisal Abidin yang ditemui seusai menemui Nikita di tahanan Polda Metro Jaya.

“Kami dari kuasa hukum sudah menghubungi korban, tapi sulit. Sehingga tidak ada komunikasi sampai saat ini,” ujar Faisal Abidin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 17 Oktober 2012 lalu.

Pendapat lain datang dari Minola Sabayang yang juga kuasa hukum Nikita. Menurutnya, hal itu menandakan bahwa kliennya memiliki itikad baik dengan menghubungi pihak korban.

“Dari apa yang disampaikan rekan saya Faisal tadi, ini menunjukkan ada itikad baik dari Nikita untuk mencoba menghubungi pihak korban. Karena memang niatnya (Nikita) memang tidak untuk menyakiti atau menganiaya,” ujar Minola.

Minola menjelaskan kejadian yang sebenarnya, kejadiannya adalah Nikita ingin menolong temannya saat terjadi keributan di Papilon Rooftop Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, 5 September 2012 lalu. Namun niat Nikita untuk menolong ternyata berbuah dia jadi dituduh sebagai tersangka. Saat ini Nikita telah resmi menjadi tahanan.

Baru Semalam di Rutan, Nikita Mirzani Langsung Sakit

Diposting pada 18 Oct 2012 jam 7:38pm

Setelah dilakukkan beberapa pemeriksaan saksi terkait dengan kasus penganiayaan yang dituduhkan kepada Nikita Mirzani, Nikita akhirnya resmi ditahan dan baru semalam dia menghuni rumah tahanan Krimum/khus Polda Metro Jaya, Jakarta. Nikita langsung jatuh sakit, rabu malam dia muntah-muntah.

Herna Sutarna yang merupakan kuasa hukum Nikita mengatakan bahwa Nikita memang sakit, maag kliennya tersebut sempat kambuh saat berada di tahanan.

“Iya semalam memang sakit, ada sedikit masalah di lambung. Tapi sekarang getting better, sudah baikan,” ujar Herna Sutarna.

Saat Nikita sakit, pihak kepolisian menawari Nikita untuk melakukkan perawatan di rumah sakit. Namun Nikita menolak karena sudah merasa lebih baik dengan obat yang dia bawa sendiri.

“Dia sudah merasa oke dengan obat yang dibawanya sendiri,” kata Herna lagi. Selain sakit itu, lanjutnya, Nikita tidak mengeluhkan apa-apa lagi. “Dia menyadari kesalahan yang dilakukan dirinya,” ujar Herna Sutarna.

Tak bisa dipingkiri bahwa bintang film Nenek Gayung ini mengkhawatirkan proses hukum yang saat ini dia jalani. Pun begitu, Nikita tetap berusaha tabah untuk menghadapi hal ini. Bisa dipastikan, kasus ini akan berbuntut panjang dan mungkin akan memakan waktu lama untuk selesai.

Nikita Mirzani Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya

Diposting pada 17 Oct 2012 jam 8:46pm

Setelah dilaporkan karena kasus penganiayaan, Nikita Mirzani akhirnya menjalani pemeriksaan dan resmi menjadi tersangka. Nikita juga telah resmi ditahan oleh pihak Kepolisian.

Nikita resmi menjadi tersangka kasus penganiayaan yang dia lakukkan terhadap seorang wanita di Papillon Rooftop Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, 5 September lalu.

“Berdasarkan bukti, keterangan saksi, dan CCTV, Nikita Mirzani tak bisa dielakkan lagi jadi tersangka. Pukul 14.30 WIB sudah dilakukan penahanan,” ujar Komisaris Besar Rikwanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya saat ditemui di Polda, Rabu, 17 Oktober 2012.

Wanita yang foto panasnya sering tersebar di dunia maya ini didakwa dengan pasal 351 tentang penganiayaan berat. Berdasarkan laporan, korban yang bernama Olivia Maesandy mengalami luka memar di wajah akibat penganiayaan tersebut. Untuk sementara, Nikita akan ditahan selama 20 hari.

“Jika diperlukan perpanjangan, akan diperpanjang lagi selama 20 hari,” imbuh Komisaris Besar Rikwanto.

Penahanan Nikita dilakukkan setelah pihak kepolisian melakukkan pemeriksaan saksi yang seluruhnya berjumlah 8 orang secara intensif.

“Korban dua orang, sekuriti 3 orang, dan teman korban 3 orang. Korban luka berat di kepala, ada pendarahan di dekat mata, dan diperlukan perawatan,” tambah Rikwanto.

Keterangan yang didapatkan dari saksi, Nikita melakukkan pemukulan terhadap Olivia dengan tangan kosong dan dalam kondisi tidak mabuk.

“Kata tersangka (Nikita Mirzani), dia membela teman. Tapi apakah itu karena bahasa, tatapan mata, atau yang lain, masih didalami,” ujar Rikwanto.

Nikita Mirzani Terancam 2 Tahun Penjara Karena Penganiayaan

Diposting pada 17 Oct 2012 jam 8:43pm

Setelah pihak kepolisian melakukkan pemeriksaan didukung dnegan bukti-bukti yang ada. Akhirnya Nikita Mirzani resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam sebuah kasus penganiayaan. Wanita yang foto hotnya sering tersebar ini dijerat dengan pasal 351 dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara karena penganiayaan. Nikita dituduh melakukkan penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah klub malam Papillon, Kemang, Jakarta Selatan.

Suprianus Kandolia yang merupakan kuasa hukum yang ditunjuk pihak Nagaswara untuk membantu Niki memberikan pembelaan saat dilakukkan pemeriksaan pada artis seksi ini pada tanggal 16 Oktober 2012.

Nikita membantah telah melakukkan penganiayaan seperti yang dituduhkan, yaitu menganiaya seorang wanita sampai wajah korban memar. Nikita juga menolak untuk menandatangani berita acara pemeriksaan yang menuliskan dirinya sebagai seorang tersangka.

“Di video rekaman CCTV kafe, dia hanya bantu menarik temannya yang dipukul, yang sedang terlibat jambak-jambakan. Dia menarik untuk memisahkan mereka,” ujar Suprianus Kandolia kepada wartawan.

Suprianus juga memberikan penegasan bahwa pada saat itu Nikita dalam keadaan sadar, tidak dalam keadaan mabuk seperti yang sudah dituduhkan.

Nikita sudah diperiksa sejak pukul 4 sore kemarin dan ditetapkan menjadi tersangka pada pukul 9 malam. Sampai saat ini, kasus masih terus berlanjut dan dia juga masih akan diperiksa.

Iklan

Posting Lainnya

Arsip Berita

July 2020
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031