Sidang Ariel Selalu Disambangi Pendemo3 Komentar

Oleh Bernardus Grawira
Diposting pada 31 Dec 2010 jam 1:00pm
Sidang Ariel Selalu Disambangi Pendemo

Sidang Ariel Selalu Disambangi Pendemo

Aksi unjukrasa selalu mewarnai sidang kasus video mesum dengan terdakwa Ariel Peterpan di Pengadilan Negeri Bandung. Dalam sidang terakhir, Kamis (30-12), tiga demonstran menerobos pengamanan dan mendekati pintu masuk ruang sidang.

Mereka langsung membentangkan bendera bertuliskan Gerakan Rakyat Gantung Penjinah (Gergaji) seraya berteriak: “Gantung-Gantung Penjinah.” Namun, petugas segera mengamankan ketiganya.

Selain massa Gergaji, pendukung Aliansi Masyarakat Penolak Iblis Pornogradi (Ampibi) jga ikut berunjuk rasa di depan gedung pengadilan. “Persidangan Ariel harus terbuka untuk umum. Jangan ditutup-tutupi,” kata salah seorang pengunjuk rasa.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Singgih Budi Prakoso itu, semula Jaksa Rusmanto menghadirkan lima saksi, yakni Rico Putra alias Yusuf Subrata (suami Cut Tari), Dr. Khairul Huda, Bambang Supriyadi, Prof. Dr. Gigin, dan Moh. Nuh. Al Azhar. Namun tak satu pun dari lima saksi itu yang hadir.

Sementara itu, ahli hukum Pidana dari Universitas Parahyangan Djasman Samosir, saat memberika kesaksian di depan hakim menilai Ariel tak bisa dijerat dengan pasal pidana. Dalam kasus tersebut Ariel dijerat tiga undang-undang sekaligus yaitu UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), UU Pornografi, dan KUHP.

Alasan Djasman, UU ITE berlaku tahun 2008, sementara pembuatan video tersebut terjadi tahun 2006. Demikian pula UU Pornografi yang berlaku sejak 2008. Selain itu, Ariel menyimpan video tersebut untuk dirinya sendiri. Menurut Djasman, seharusnya yang diseret sebagai terdakwa adalah orang yang menyebarluaskan. “KUHP juga tidak memenuhi rumus itu,” urai Djasman. (EG1)


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 Komentar

  1. Budi

    Harusnya kalian sih berterima kasih sama Ariel , jadi kita sebagai laki-laki tau si Luna n Cut Tarii, sok pada munafik lu pada,.. basii

  2. tagor

    betul itu mas setuju………………!

  3. sugeng

    wleh..wleh..wleh..
    jangan sok suci kwan…
    hidup ni penuh dengan noda….