Masalah Ekonomi Jadi Penyebab Perceraian Markus dan Kiki Amalia?0 Komentar

Oleh Dian Ribut
Diposting pada 14 Dec 2012 jam 7:48pm
Markus dan Kiki Amalia

Markus dan Kiki Amalia

Saat ini, bahtera rumah tangga pesepakbola Markus Horison dan artis cantik Kiki Amalia sedang berada di ambang perceraian. Pada tanggal 10 Desember lalu, Markus telah mengajukanpermohonan talak kepada Pengadilan Negeri Agama Jakarta Selatan. Kabar pun santer berhembus tentang percerian mereka. Banyak pihak mengatakan bawha penyebab retaknya rumah tangga mereka adalah karena permasalahan ekonomi.

Karir Markus Horison sebagai seorang pesepakbola mulai meredup dan dalam beberapa bulan ini dia belum mendapatkan gaji dari klub tempatnya bermain. Tentu saja hal itu berimbas pada perekonomian mereka yang tidak stabil sehingga beberapa waktu lalu Kiki akhirnya memutuskan untuk terjun kembali ke dunia entertainment demi membantu sang suami membiayai keluarga mereka.

Kabar lain terkait dengan perceraian mereka adalah Kiki yang tidak tinggal bersama dengan Markus yang sedang bekerja di Medan karena tidak tahan hidup susah. Namun kabar ini masing simpang siur mengingat belum ada konfirmasi langsung dari ybs.

Salah satu orang terdekat Kiki juga enggan berkomentar saat ditanya wartawan seputar hal tersebut. “Saya nggak bisa bilang alasan cerai mereka. Biar saja ada yang bilang masalah ekonomi, gaji Markus yang belum dibayar atau yang lainnya,” kata Umi Nung saat dihubungi hari Jumat tanggal 14 Desember 2012.

Soal kabar Kiki yang meninggalkan Markus di Medan untuk bekerja dan turut membantu keluarga mereka, namun Markus tidak setuju juga tidak bisa dikomentari oleh Umi Nung. “Terserah ya, dibilang karena Kiki yang mau jadi artis lagi. Alasannya, biar menjadi rahasia mereka,” ujarnya lagi.

Kabarnya memang kurang begitu jelas, terlebih sampai saat ini baik Kiki maupun Markus belum angkat bicara seputaran hal ini.


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.