Foreplay Seks Lisan0 Komentar

Oleh Dicky Wijaya
Diposting pada 17 Jul 2010 jam 12:17pm
Foreplay Seks Lisan

Foreplay Seks Lisan

Bercakap-cakap saat sedang beraksi bisa membuat pasutri merasakan keintiman yang lebih mendalam. Lalu, mengapa tak semua pasangan berani melakukannya.

Hal ini dikarenakan adanya ketakutan salah bicara yang bisa berdampak membunuh mood pasangan saat tengah beraksi. Ada pula yang bungkam karena takut berbicara terlalu banyak tentang hasratnya.

Jika masing-masing pihak mau mengatasi rasa takut tersebut, maka pasangan akan menemukan sensasi keintiman lain yang sehat bagi hubungan seksual dalam pernikahan. Banyak pasangan mau menuliskan apa yang mereka inginkan, namun mengatakannya secara gamblang sebenarnya lebih indah dan intim.

Bagaimana Anda harus berbicara?

Tulus dan sungguh-sungguh. Tidak ada hal yang lebih cepat membunuh mood bercinta daripada kepalsuan. Jujurlah dengan apa yang Anda katakan atau rasakan. Pasangan pasti bisa tahu bila Anda sedang berpura-pura. Jika Anda tak suka, maka katakan itu dan arahkan pasangan pada teknik lain yang lebih bisa Anda terima.

Topiknya?

Perasaan, membicarakannya akan membuat wanita lebih mudah mencapai foreplay lisan, sebab wanita erat hubungannya dengan curhat. Jika Anda suka, maka katakan padanya dan jelaskan detail tentang hal itu. Pastikan suami tahu apa yang Anda suka, sehingga dia bisa mengulanginya lagi. Cihuy!

Keinginan, petiklah hikmah dari petuah bijak yang mengatakan “Jika Anda minta, maka Anda mungkin mendapatkannya”. Katakan pada pasangan apa yang Anda suka, misalnya “Say, aku suka saat kamu membelai bagian ini.

Terbuka sedikit tentang fantasi liar yang ada di pikiran bisa membuat pasangan terbelalak kaget sekaligus girang bukan main. Mengapa? Siapa sangka istri yang selama ini pendiam bisa juga memiliki fantasi hot macam itu, demikian pikir para suami. Jika Anda tak ingin berbagi terlalu banyak, maka cukup bisikkan saja apa yang sedang melintas di pikiran Anda saat itu.[break]

Bagaimana caranya?

Dengan bermain peran. Berbicara atas nama orang lain memang selalu lebih mudah jika dibandingkan atas diri sendiri sebab manusia cenderung malu untuk mengungkapkan apa yang ia pikirkan dan rasakan. Oleh sebab itu, aksi panas yang dikemas lewat beragam peran bisa sangat menyenangkan dan membangkitkan semangat komunikasi serta fantasi kedua pasangan.

Anda bisa menjadi pemain basket, foto model dan fotografer, bunga dan kumbang, dan lain-lain. Namun, bila salah satu merasa kurang nyaman, maka jangan paksakan untuk melakukan teknik peran ini.

Lainnya adalah dengan desahan-desahan dan berbagai tanggapan maut. Kata-kata yang biasa disukai pasangan adalah saat Anda menyebut namanya, saat Anda bilang: “aku cinta kamu”, atau “aku senang bersamamu”.

Saat Anda berbagi fantasi, misal “kamu membuatku merasa seksi”, kamu membuatku hot”, kamu membuatku kewalahan”

“Kamu tampan sekali”
“Oh, yeah, rasanya enak sekali, lagi dong..”
“Aku berharap bisa merasakan ini setiap hari”

Semua itu adalah pengakuan yang ia dambakan untuk mencapai kepuasan seksual dan tentunya, harga diri.


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.