Untuk film horror ‘Chernobyl Diaries’ sang produser Oren Peli memilih terowongan bawah tanah bekas Nazi sebagai lokasi syuting. Hal ini dimaksudkan agar menambah kesan angkernya. “Ada bunker di mana mereka memiliki markas Nazi dan tempat yang sangat menyeramkan,” ujarnya, Kamis (31/05).
Karena bencana Chernobyl dan menyisakan debu nuklir Peli tidak bisa melakukan syuting di Pripyat yang sesungguhnya. Alhasil dirinya pun melakukan syuting di trowongan di bawah Belgrade, Serbia dan Pangkalan Udara Soviet.
Sutradara Brad Parker mengatakan bahwa disana memiliki energy negatif yang aneh dan terasa. Bahkan tempatnya sendiri sangat gelap dan pengap.
Film ‘Chernobyl Diaries’ menceritakan tentang enam turis dan seorang pemandu yang berkunjung ke kota yang terlupakan, Priyat yakni tempat dimana reaktor nuklir Chernobyl berada. Tetapi perjalanan mereka merasakan berbagai hal yang aneh.
Baca Juga: