Show Tunggal Monika Jufry0 Komentar

Oleh Raden Maheswara
Diposting pada 02 Jul 2010 jam 2:58pm

Baju muslim bukan hanya dipakai untuk lebaran saja. Setiap hari, tren busana muslim makin “membumi” di semua pecinta fesyen Tanah Air. Sessa, sebagai merek busana muslim siap pakai merupakan salah satu kilbat fesyen para peNcinta busana muslim di Indonesia.

Adalah Gusmi Jufry, yang memulai usaha pembuatan dan penjualan busana muslim dengan merek Sessa, 25 tahun yang lalu. Gusmi bergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) tahun 1997. Pada perjalanannya, Gusmi memercayakan putrinya untuk meneruskan usaha ini. Hingga saat ini, hampir seluruh anggota keluarga Jufry membantu usaha ini. Monika Jufry adalah seorang putri dari Gusmi Jurfy. Monika Jufry sendiri bergabung dengan APPMI tahun 2002.

Perjalanan 25 tahun di bidang fesyen, melahirkan keberanian Monika Jufry untuk menggelar secara tunggal hasil karyanya. Di mana hal ini merupakan suatu langkah yang sangat penting bagi desainer. Setelah mengadakan persiapan selama 4 bulan, maka peragaan busana tunggal Monika Jufry pun akhirnya terlaksana.

”Transcending” adalah suatu judul yang dimaksudkan dengan perjalanan 25 tahun Sessa menuju ke arah yang lebih dewasa. Dalam perjalanan ini, diharapkan label Sessa dan Monika Jufry akan lebih dikenal dan diterima di kalangan muslimah Indonesia dan memperkaya khasanah fesyen di Indonesia, khususnya busana muslim.

Merek Sessa merupakan koleksi busana muslim siap pakai (ready-to-wear). Merek ini dimaksudkan untuk mengisi hari-hari muslimah Indonesia dalam beraktifitas. Pada koleksi ini, Sessa menampilkan busana muslimah modern, simpel, dinamis, serta feminin dan romantis. Koleksi ini terdiri dari 62 set. Detail rancangannya sendiri terdiri dari border, beads, handmade ornaments. Sedangkan bahan yang digunakan adalah berbagai bahan atau serat dengan motif abstrak, batik dan polos.

Monika Jufry mengatakan, ajang ini diharapkan menjadi salah satu media promosi dan marketing untuk dapat melebarkan sayap usaha Sessa ke seluruh Nusantara, bahkan mancanegara. Selain itu, tujuan dari show tunggal ini adalah untuk memperkuat eksistensi sebagai pelaku mode di industri fesyen busana muslim dan mempersembahkan karya busana muslim bagi pemcinta busana muslimah di Indonesia.

“Tujuan ingin memperkuat eksistensi di dunia fesyen, terutama busana muslim. Maksudnya adalah menuju ke arah yang lebih matang. Dari segi produk, desain, kualitas akan lebih matang lagi,” papar Monika Jufry saat konferensi pers ”Transcending Sessa & Monika Jufry” di Menara 165, Jakarta, Rabu (30/6/2010).

Monika Jufry turut pula mengusung misi pemerintah, yaitu ikut berpartisipasi dalam program penggalangan industri kreatif. Koleksi Sessa ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

“Untuk Sessa, produk-produk yang akan kita keluarkan pada bulan-bulan ini (untuk menyambut bulan Ramadan). Koleksi busana muslim yang menemani aktivitas muslimah,” terangnya.

Sedangkan untuk koleksi Monika Jufry sendiri, inspirasinya berasal dari seri kartun ”Avatar”. Detail-detail busana pada tokoh film ”Avatar” tersebut menginspirasi koleksi busana muslim karya Monika kali ini.

“Koleksi busana terdiri dari 18 set. Pengerjaan kali ini lebih rumit. Ambil inspirasinya dari ’Avatar’. Ide bisa datang dari mana saja. Waktu itu saya menemani anak menonton, karena sejujurnya permainan draperi menarik saya. Di sini saya banyak bermain dengan handmade ornamen, sehingga detail lebih kaya,” jelasnya.

Tak ketinggalan, permainan layering, dan beads memperkaya detail busana Monika kali ini. Untuk bahan, Monika menggunakan tule, silk georgette, sateen, taffeta lace. Sedangkan warna-warnya bermain di seputar warna dusty pink, biru gelap, abu-abu, off white, putih, hitam, cokelat, kuning, ungu, merah, gold, hijau, dan oranye.


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>