Pengacara Sammy Tuding JPU Bergosip Dalam Hukum0 Komentar

Oleh Dicky Wijaya
Diposting pada 08 Jul 2010 jam 5:58pm
Sammy

Sammy

Kuasa hukum Sammy menuding jaksa penuntut umum telah mengarang tuntutan dan semuanya mengada-ada. Dalam duplik yang dibacakan, Sammy menolak tuntutan demi hukum.

“Menurut kami replik dan tuntutan jaksa tidak jelas maksudnya. Dalam tuntutan JPU mengatakan Sammy tertangkap tanggal 1 Februari 2010, tapi dalam replik ditulis Sammy ditangkap Desember 2009,” papar kuasa hukum Sammy, Djonggi SH di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,

Agenda persidangan Sammy hari ini adalah pembacaan duplik atas replik yang diajukan JPU pekan lalu. “Intinya kita masih berpegangan pada saksi ahli dari BNN yang menyarankan semua pecandu narkoba seperti Sammy untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” terang Djonggi.

Replik dan tuntutan JPU dinilai tidak jelas maksudnya. Djonggi menuding tuntutan JPU kabuar, mengada-ada, dan mengarang. “Maka tuntutan JPU harus ditolak demi hukum,” kata dia.

Tidak hanya tanggal penangkapan Sammy yang rancu, tetapi JPU juga berbeda dalam menyebutkan tempat Sammy menyimpan narkobanya. “JPU awalnya mengatakan barang bukti narkoba tersimpan di atas televisi kamas kost Sammy. Tapi dalam replik JPU, Simpan dilemari tapi di bilang narkoba itu disimpan di dalam lemari,” urai Djonggi.

Dia menegaskan dari dua hal tersebut tampak kalau JPU telah melanggar hukum dan merekayasa fakta. Bahkan JPU menyatakan Sammy selaku duta BNN dengan mengambil dari berita tentang gosip selebriti.

“Kalau yang namanya gosip itukan tidak benar dan tidak layak dijadikan fakta persidangan. Maka bisa dibilang JPU telah bergosip dalam perkara ini,” pungkasnya.


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>