Pantangan Saat Bercinta0 Komentar

Oleh Dicky Wijaya
Diposting pada 11 Jul 2010 jam 3:32pm
Pantangan Saat Bercinta

Pantangan Saat Bercinta

Setiap orang ingin tampil maksimal dan prima saat beraksi di tempat tidur. Namun, terkadang keinginan itu dipenuhi dengan cara yang salah.

Tidak hanya itu, aksi atau dandanan berlebih juga bisa membuat pasangan jadi terganggu kenyamanannya. Berikut beberapa hal yang pantang Anda lakukan saat hendak beraksi bersama pasangan.

Banyak bicara atau curhat saat Anda dan pasangan tengah beraksi adalah hal yang wajib dihindari. Pertahankan suasana tenang yang ada agar orgasme yang terjadi lebih bisa dirasakan. Jika Anda ingin mengekspresikan kenikmatan yang Anda rasakan, maka ungkapkan dengan bahasa tubuh, desahan-desahan, gerak isyarat, atau kata-kata yang singkat.

Anda juga harus mendiskusikan pada pasangan tentang ‘kostum’ yang perlu dikenakan saat beraksi. Kenali mau pasangan, mungkin ia hanya ingin Anda tampil telanjang apa adanya tanpa make up atau tambahan aksesoris apapun.

Namun, mungkin saja pasangan ingin Anda mengenakan lingerie yang baru dibeli bersama kemarin, atau ia ingin menjadikan Anda sebagai es krim sundae istimewanya untuk malam itu. Semua itu harus didiskusikan dulu, skenario bercinta apa yang ingin Anda dan pasangan lakukan.

Selain itu, ingatlah untuk tidak memberikan julukan yang aneh atau menyinggung pada bagian tertentu dari tubuh pasangan. Anda juga tidak perlu berbicara jorok hanya untuk merangsang pasangan. Malahan bila pasangan tidak suka, bisa jadi Anda bakal dianggap sebagai perempuan rendahan akibat kata-kata Anda sendiri. [break]

Adakalanya Anda dan pasangan akan sama-sama tertawa bila timbul sebuah aksi yang lucu, salah, atau lainnya. Namun pastikan bahwa Anda dan pasangan tidak sampai terus menerus tertawa terpingkal-pingkal karena hal ini bisa menurunkan situasi ‘panas’ yang ada. Hindari pula menertawakan bentuk tubuh pasangan yang mungkin Anda anggap aneh, sebab hal itu bisa membuat pasangan jadi tersinggung.

Jauhi pula sikap bermanja-manja yang kekanak-kanakan. Anda boleh saja bermanja-manja dengan pasangan, namun bukan seperti bayi kepada orang tuanya. Sikap bermanja ria yang kekanakan hanya akan membuat pasangan menjadi ilfil karena ia ternyata beraksi dengan ‘anak kecil’.

Hal terakhir adalah seperti yang disebutkan di atas, yaitu jangan berlebihan dalam ‘bertindak’. Saking semangatnya, Anda bisa menyakiti pasangan dengan gerakan-gerakan tangan atau tubuh, apalagi bila itu terjadi pada area sensitifnya, misalnya menarik Mr. Happy-nya terlalu kencang, dan sebagainya.

Dengan rajin ‘membaca’ dan mengenali apa yang disuka atau dibenci pasangan, maka Anda dan pasangan bisa memiliki hubungan percintaan yang senantiasa bertumbuh dan indah. Anda mau kan?


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>