Ibu Michael Jackson Yakin Anaknya Telah Dibunuh0 Komentar

Oleh Dicky Wijaya
Diposting pada 23 Jun 2010 jam 10:10am
Michael Jackson

Michael Jackson

Michael Jackson telah meninggal pada 25 Juni 2009 lalu, di Los Angeles, Amerika Serikat. Pada hari ini, keluarga Jacko akan menggelar peringatan satu tahun sepeninggalnya King of Pop tersebut. Tepat di tahun pertama kematian Jacko, ibundanya Katherine tetap bersikeras, bahwa sang superstar tewas terbunuh.

Sebagai seorang ibu, Katherine tentu berduka dengan kematian tragis putranya. Wanita berusia 80 tahun ini berbicara bersikeras, superstar itu tewas terbunuh. Katherine kehilangan putranya setahun lalu, setelah dia meminum obat dengan koktail di rumahnya di Los Angeles.

“Saya tahu Michael tidak mati karena sebab-sebab alamiah. Seseorang melakukan ini kepadanya. Maksudku, orang jahat tidak ingin dia hidup untuk beberapa alasan. Ini hanya menunjukkan bagaimana orang-orang kejam dan serakah ingin memiliki uang,” ungkap Katherine yang dinukil dari The Sun.

“Beberapa kali dia (Michael) mengatakan kepadaku bahwa ia merasa orang-orang ingin dia pergi, ingin dia mati. Dia akan selalu mengatakan bahwa dia pasti tahu sesuatu. Tapi kematiannya telah membuat keluarga jadi dekat,” sambungnya.

Saat ditanyakan apakah Jacko bisa berbicara dengan anaknya, Katherine berkata, “Hal utama yang aku ingin tahu adalah, apa yang sebenarnya terjadi.”

Katherine dan anggota keluarga Jackson lainnya marah dengan orang-orang yang mengelilingi penyanyi Thriller pada bulan-bulan terakhir ini. Mereka percaya, bintang berusia 50 tahun itu berada di bawah tekanan untuk tampil dalam turnya Comeback di O2, London.

Dan mereka menuntut uang miliaran dolar dari Michael sejak kematiannya. Ini membuktikan, bahwa dia dianggap bernilai setelah mati daripada saat hidup.

Katherine juga mengungkapkan kesedihannya karena telah gagal menyembuhkan penyakit Jacko yang menyebabkan ayah tiga anak itu meninggal.

“Satu tahun telah berlalu, tetapi masih sama, saya masih emosional. Kadang-kadang ini sangat keras. Saya senang orang-orang merayakan hut setahun meninggalnya Jacko karena saya mengenal dunia yang hilang dan mengingat anak saya,” ungkap Katherine.

Dukungan yang terus diberikan para penggemar Jacko melegakan hati Katherine. “Saya senang karena saya tahu Michael senang melihat para penggemarnya masih menyukai dia, tetapi setiap hari adalah perjuangan. Saya sangat merindukannya. Tidak ada hari yang berlalu yang kita tidak pikiran tentang Michael, kami tidak akan pernah melupakannya,” imbuhnya.

Katherine telah merawat anak-anak Michael, Prince (13), Paris (12), dan Blanket (8). Secara pribadi, Katherine berduka di kompleks keluarganya di Encino, California.

Hari ini, sebagai penggemar di seluruh dunia berkabung memeringati hut sepeninggalnya pahlawan mereka, beberapa anggota keluarga Jackson akan mengunjungi makam di Forest Lawn Cemetery di Los Angeles. Dan namanya selalu terukir.

Seorang sumber mengungkapkan, “Ini akan membawa mereka sebagai beberapa penutupan.”

Katherine dan anak-anak Jacko berharap dapat mengingat kepergian penyanyi bergenre pop, R&B, rock, soul itu di kota kelahirannya Gary, Indiana. Katherine mengaku untuk menyingkap sebuah monumen di luar rumah sederhana di mana ia dibesarkan. Sebuah peringatan dan upacara lilin akan turut digelar, diakhiri dengan lagu We Are The World.

Ketiga anak telah mempersiapkan surat yang secara pribadi akan mereka bacakan, dan ungkapkan cinta mereka untuk sang ayah. Hut pertama kematian Michael akan membuat tahun sulit dalam kehidupan keluarnya berakhir.

Pasalnya, pada Juni ini, anggota termuda Jackson, Randy (48), dilarikan ke rumah sakit setelah kena serangan jantung. Dengan kondisinya tersebut, dikhawatirkan dia akan berjuang melawan stres.

Katherine berkata, “Sudah seperti tahun traumatis. Tapi Randy kembali di rumah dan kembali sehat.”

Katherine mengatakan, dia membesarkan anak-anak Jacko dengan pendekatan yang lebih lunak daripada ayah mereka. Dia juga mengirim mereka ke sekolah untuk pertama kalinya di tahun ini.

“Anda dapat melihat bahwa saya hidup sangat baik. Saya tidak menaruh syal di wajah anak-anak, tapi kita memberikan keamanan ke mana pun mereka pergi. Begitulah cara saya melindungi mereka,” tuturnya.

Untuk menghormati anaknya, Katherine merilis sebuah buku Never Can Say Goodbye yang diterbitkan sendiri, pekan ini.

Di dalam bukunya itu dia mengatakan, “Michael dilahirkan dengan irama. Sebagai bayi, jelas bahwa ia mencintai musik dan tari. Kami memiliki mesin cuci yang rusak. Ketika diatur ke kondisi bilas, Michael akan membuat suara racketing. Dia duduk di depan komputer dengan botol di mulutnya, membuat ritme bopping dan grooving dengan sebuah raket.”

Katherine juga mengungkapkan, lagu favorit Jacko adalah Man in the Mirror dan Earth Song. Dalam bukunya, Katherine berkata, “Aku tahu dia sangat percaya pada tujuannya, untuk menginspirasi dunia dengan seni.”

Katherine berbicara tentang sakit hatinya dengan kumpulan 12 foto dalam hidup Michael. Salah satunya, ditulis Michael Jackson’s Blue Eye, yang menunjukkan raja pop dengan rambut yang kembali tergores dan dandanan gemerlap lebih dari satu mata.

Posenya itu diabadikan oleh fotografer Prancis Arno Bani pada 1999 dan merupakan salah satu pilihan untuk sampul album terakhirnya, Invincible pada 2001.

Gambar-gambar tersebut akan dilelang di Paris pada Desember mendatang. Penawaran akan dimulai sekitar 800 poundsterling untuk masing-masing foto.

“Terakhir kali saya melihat Michael adalah sekitar seminggu setengah sebelum dia meninggal dunia. Kami hanya berbicara dan bermain. Kami memiliki banyak hal-hal yang menyenangkan. Saya tidak pernah melihat setelah dia berlalu, saya ingin mengingat dia tersenyum dan tertawa dan bersenang-senang,” pungkasnya.

Michael yang meninggal pada 25 Juni lalu sempat dilarikan dengan menggunakan ambulan ke rumah sakit karena diduga gagal jantung. Namun dalam perjalanan bintang mega top dunia ini menghembuskan napas terakhir .Hingga Jumat pagi ini WIB, masyarakat Amerika Serikat masih berkerumum di rumah sakit tempat Michael Jackson untuk sementara disemayamkan.

Sebelumnya ada rencana Jackson akan melakukan tur ke daratan Eropa. Bahkan dia tengah mempersiapkan tur tersebut.

Michael Jackson yang lahir 29 Agustus 1958 dan meninggal pada umur 50 di Gary, Indiana, Amerika Serika selalu berpenampilan energik dan dengan gaya khas. Bahkan dia relah melakukan operasi plastik demi penampilan tersebut.

Dia memang lebih banyak menyanyikan lagu ciprtaan sendiri segalaigus sebagai produses. Dia juga menciptakan tarian khusus lagu-lagunya karena dia dikenal sebagai koreografer andal.

Raja Pop Dunia ini memang terkenal dengan tarian atau dansa moonwalk, atau berjalan di bulan tersebut menjadi ciri khasnya. Sayang dalam masa akhir kariernya, Michael Jackson kurang bersinar. Bahkan dia sering kali tersangktu masalah hukum seperti melakukan hubungan seks dengan anak kecil.

Meski albumnya laris manis, namun di akhir kariernya dia tersangkut hutang yang cukup banyak karena perusahaan propertinya mengalami kebangkrutan


Baca Juga:
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>