Andy Flores Noya

Foto ini diposting pada 21 Sep 2012 jam 10:39pm

Andy F. Noya itulah nama lengkap dari presenter acara Kick Andy. Andy adalah seorang wartawan dan presenter televisi Indonesia. Dari acara Kick Andy yang disiarkan oleh Metro TV dan tayang setiap hari Jum’at malam itulah namanya mulai dikenal banyak orang.

Pria kelahiran Surabaya Jawa Timur 6 November 1960 itu berdarah Ambon, Jawa, dan Belanda. Dia menempuh kuliah di Sekolah Tinggi Publisitik (STP) Jakarta. Pada tahun 1985 Andy pertama kali terjun sebagai reporter, saat itu ia membantu Majalah Tempo untuk penerbitan buku Apa dan Siapa Orang Indonesia.

Ia memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidupnya karena lulusan sekolah teknik ini sejak kecil telah jatuh cinta pada dunia tulis – menulis, ditambah lagi kemampuannya menggambar kartun dan karikatur semakin meningkatkan rasa ketertarikannya dalam dunia ini.

Setelah tamat STM, meskipun hanya mendapat beasiswa untuk melanjutkan ke IKIP Padang, Andy memutuskan untuk memilih melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publistik (sekarang menjadi Institut Ilmu Sosial dan Politik Jakarta). Andy sebenarnya tidak diterima kuliah di perguruan tinggi itu karena kampus tidak menerima lulusan dari STM. Tetapi karena niat dan tekadnya menjadi wartawan sudah bulat dan mantab, akhirnya Andy “Naik banding” dan menemui Rektor Sekolah Tinggi Publistik Ali Mochtar Hoeta Soehoet. Kepada sang rektor Andy Noya mencurahkan isi hatinya. Karena semangat yang kuat dan kesungguhannya itulah akhirnya sang rektor menyerah dan memberikan kesempatan kepada Andy untuk ikut tes masuk, dengan catatan (syarat) dia harus meminta surat rekomendasi dari Dirjen Pendidikan Tinggi. Bukan hanya itu, Andy juga mendapat catatan jika di kemudian hari nilai mata kuliah Andy jelek, dia harus keluar dari kampus tersebut. Ternyata prestasi Andy bagus dan kuliahnya pun berlanjut.

Pimpinan Grafitipers Lukman Setiawan mengajak Andy untuk bergabung. Grafitipers itu sendiri merupakan salah satu anak usaha Tempo ketika harian ekonomi Bisnis Indonesia hendak terbit pada tahun 1985. Setelah bergabung dengan Lukman Setiawan ia pun tercatat sebagai 19 reporter pertama di harian itu.

Lihat Foto

(Baca Komentar or Balas Komentar)

« Foto Sebelumnya Foto Selanjutnya »

Anda Melihat Foto Nomor 1 Dari Total 4 Foto.

« Foto Sebelumnya Foto Selanjutnya »

Anda Melihat Foto Nomor 2 Dari Total 4 Foto.

« Foto Sebelumnya Foto Selanjutnya »

Anda Melihat Foto Nomor 3 Dari Total 4 Foto.

« Foto Sebelumnya Foto Selanjutnya »

Anda Melihat Foto Nomor 4 Dari Total 4 Foto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Iklan