
foto : kapanlagi.com
Pemain drama kolosal yang mengawali debutnya dengan film Titisan Darah Biru pada tahun 1991 ini, merasa gagal membangun hubungan antara dia dengan anaknya. Terlalu padatnya jadwal syuting yang harus ia jalankan membuat hubungannya dengan anaknya tidak harmonis.
Artis kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1972 ini mengaku bahwa anaknya sering mengacuhkan sapaan yang diberikan kepada anaknya melalui telepon.
Begitu juga dengan istrinya, Anggia Jelita. Anggia merasa gagal dalam mendidik anak. Ia mengaku bahwa anak terlihat lebih dekat kepada pembantu ketimbang kepada kedua orangtua-nya.
Salah satu pemeran film Sang Pencerah ini masih mencari cara untuk mengembalikan kedekatan anak, agar hubungan keluarga dapat berjalan harmonis.(EG1)
Baca Juga:






